My Blog List

Tuesday, 17 October 2017

Gelisah


Seharian ini aku gelisah .. pingin nangis saja rasanya. Tanpa tahu penyebabnya apa, yang jelas cuma pingin menangis saja.

Tadi diperjalanan pulang ia menyapa ku melalui video call. akh..  tidak, tumpah jua lah air mata ini. Ternyata dia perhatian sama aku, dan ternyata dia sayang aku juga.
Tapi dia bukan type yang bisa berkat-kata. Dan bukan pula type yang seperti kubayangkan. Dia type serius. Type lempeng.
Akhirnya aku mulai memahami karakter nya. Seperti apa dia dan bagaimana. Lambat laun walaupun perlahan. 

Padahal awalnya ku pikir hanya akan menjadi luka pilu dihati ku saja. Tapi ternyata tidak. Bahkan hanya mendengar dia perhatian saja, aku sudah merasa dalam pelukan hangatnya. Andai ia dekat, namun ia jauh dari pelupuk mataku. Air mata yang mengalir sesaat ini , kini menjadi ketenangan dalam batinku.
Padahal aku tadi sangat tak tentu arah rasa hati ini. Tapi suara nya bisa menghipnotisku. Bahkan celotehannya bisa membuatku tertawa terbahak seakan taka da kegelisahan yang baru saja terjadi. Padahal , ia pun sedang gelisah dengan berbagai persoalannya. 

Maaf, atas kekanakanku yang tidak bisa menghiburmu. Satu hal yang kutau kenapa aku gelisah, aku mulai menyukaimu dan takut kehilangan dirimu. Dirimu yang unik, yang baru kutemukan. Doaku semoga ini yang terbaik bagi kita. Dan bukan menjadi angan belaka saja. Dariku yang menyayangimu seorang …

#30Daywritingchallange #Jilid9 #squad1 #day7

Sunday, 15 October 2017

Lagi ...

Isak tangis …
tersedu … akhirnya tumpah juga setelah beberapa saat menah butiran air mata yang tak mampu terbendung.
Ini yang kutakutkan, tersakiti lagi…
Susah payah kubangun pertahananku.
Runtuh, lalu kurasakan lagi rasa itu.
 Ingin rasanya menolak rasa ini, namun aku takut.
Bersandar pada siapa aku? Orang tua sudah tak ada.
Pada teman rasanya tidak mungkin, bahkan pada saudara sendiri pun aku tak bisa.
Rasanya seperti menjual penderitaan saja, dan aku tak suka seperti itu.
Andai ia di posisiku , coba rasakan apa yang kurasakan. Terlalu perih rasanya.
Salahku kah??? Ya.. memang salahku, karena mencoba membuka hatiku untukmu setelah selama ini ku tutup pintu itu untuk siapa saja yang datang.
Rasa pedih ini begitu menyayat hati ini, sejahat itukah kamu...
Kau permainkan aku dengan rasamu.
Kau jadikan aku pelampiasanmu, cadanganmu.
Beberapa sahabat memang telah memberiku lampu kuning, tapi aku terus melaju.
Kupikir ini kesempatanku.
Tapi sepertinya … mudah sekali kau koyak kepercayaan itu.
Disaat aku sudah memainkan hati, haruskah ku banting stir hatiku padanya?
 Ya .. lebih baik dicintai dari pada mencintai.
Atau cukup sendiri saja aku? Agar tak tersakiti lagi?
Rasanya … seperti kau tancapkan pecahan kaca didada ini, hingga tak mungkin lagi diobati.
Gemetar jari jemari ini, gelisah hati dan pikiranku mengembara entah kemana.
Lulut pun gemetar seolah tak sanggup lagi menopang berat tubuh ini.
Terulang .. sungguh menyesakkan raga ini.
Lagi …



#30DayWritingChallang #Jilid9 #Day 6 #Squad1

Saturday, 14 October 2017

Peka

Ternyata ...
yang bisa membuat wajahku merona selain dari mendapat sapaan sang arjuna
adalah sambel jambal roti kesukaanku hahahha …
sambel jambal roti dan sambal cakalang adalah favorit ku.


Aku sebetulnya masuk category orang yang tidak suka pedas, bahkan dahulu waktu SMP makan mie instant pun bubuk cabai nya ga pernah aku pakai.
Tapi seiring waktu ,
bersamaan dengan pedasnya kehidupan ini lambat laun aku mulai menyukai sambal.
Sesekali bersambal ria itu baik untuk pancaindra kita, melatih saja.
Melatih setajam apa indra pengecap kita, masih berfungsi dengan baik kah?
Atau malah hanya lidah tak bertulang ini sajakah yang ucapannya sepedas "SAMBAL" level maksimum?
Lidah tak bertulang ini menurutku muaranya bersumber dari kontrol hati.
Dari hati pun akan memberikan sinyalnya kepada otak atau akal kita.
Aku termasuk orang yang berhati-hati dalam berbicara.
Karena aku tak ingin membuat lawan bicaraku tak nyaman,
apalagi sampai sakit hati karena tersinggung oleh perkataanku.
Tapi dari kehati-hatianku ini beberapa orang terdekatku sangat tau kualitas diriku.
Dengan kehati-hatian ku ini pulalah aku bisa mengamati lawan bicaraku 
dan dapat menembus celah dimana aku harus masuk.
Bahkan si introvert saja bisa nyaman berbicara denganku.
Sampai bisa ketawa-ketawa konyol, marahan, diem-dieman, lalu maafan.
Seperti nya terjadi proses pengertian lalu kembali ketawa-ketawa lagi …
Dan ini berguna sekali waktu aku masih sebagai karyawan.
Aku pintar sekali mempengaruhi dan meyakinkan orang.
Sampai kepala hub (di atasnya kepala cabang, yaitu kepala dari gabungan beberapa kepala cabang di suatu regional) di Bank Mandiri Tbk pun percaya menyerahkan passwordnya padaku.
Begitu pula waktu nego gaji di Siemens dan Astra aku jagonya menjual kualitas diriku.
Sampai pada titik keceplosan sewaktu ngobrol dengan teman.
Yang ternyata salary ku 5x dari dirinya.
Soo … bertutur kata dan memperhatikan lawan bicara itu penting.
Sepenting kita melatih kepekaan panca indra lidah kita.
Sambal jambal plush nasi hangat beuhhh … siapa takut ^_^


#30DayWritingChallange #Jilid9 #Day5 #Squad1

Friday, 13 October 2017

Neng ...

Neng … sapa seseorang dari sana, 
entah kenapa aku sangat senang jika dipanggil neng. 
Rasanya seperti dimanja, dan menjadi seseorang yang special. 
Terkadang sapaan yang terlontar dari ucapannya yang sederhana itu saja 
sudah membuatku tersipu malu. 
Akhh .. meronalah wajah ini. 
Dan senyum simpulku pun tak bisa hilang dari raut wajahku. 
Bak Anak Baru Gede yang sedang jatuh cinta ^_^. 
Bahkan sapaan neng pula membuat dadaku sesak, 
rasanya panas hingga bergemuruh. 
Hingga membuatku merindu akan dirinya. 
Sesederhana dan se simple itu saja sudah sangat membuatku happy. 
Kalau sudah gitu bawaannya jadi pingin ngaca aza deh, 
akhh.. serasa jadi mahkluk paling kece di muka bumi ini. 
Lebay ??? 
ga masalah, karena ga semua orang bisa merasakannya kannn. 
Rasa happy dari dalam hati itu harus dikelola lohhh. 
Karena akan terpancar ke wajah kita. 
Sehingga orang yang melihat pun senang, 
karena aura yang keluar pun aura yang menyenangkan. 
Bahkan jika seseorang yang sedang jatuh cinta itu sangat terlihat loh dari pancaran mata nya. BERBINAR .. 
yaa, benar berbinar. 
Hingga menambah cantik aura yang terpancar dari wajahnya. 
Ga percaya? Coba aza lihat orang-orang yang sering pasang foto selfie,
 beda sekali loh antara yang sedang jatuh cinta dan tidak. 
Apalagi jika fotonya untuk menarik perhatian kekasihnya … 
beuhhh berbinar abis. 
Karena pasti saat akan selfie yang terbayang adalah seseorang yang ada di hatinya. 
Cinta itu anugrah, kenapa mesti ditolak. 
Akh .. beruntungnya aku karena bisa merasakan jatuh cinta lagi. 

Neng … 


#30DayWritingChallange #Jilid9 #Day 4 #Squad1

Thursday, 12 October 2017

Tinta Kehidupan

Anak adalah lembaran kertas nan suci dan polos.
Bagaimana kita menorehkan tintanya agar menjadi lembaran kertas yang penuh dengan makna. Akankah lembaran itu menjadi lembaran yg bernilai atau hanya akan menjadi cukup selembar kertas saja. Aku percaya sekali lembaran kertas yang tidak akan gampang usang adalah lembaran kertas yang aku berikan doa dahulu.
Oleh karena itu , ku berikan coretan tintaku yang pertama pada anakku adalah ajaran mengenai agama. Karena agama adalah ajaran yang sempurna.
 Dimana akhlak yang menjadi dasarnya.




Kelak jika lembaran kertas itu sudah terisi dan berterbangan ke seluruh penjuru dunia ini, maka jika dasar akhlak nya sudah terisi dengan baik dan sempurna maka dimana pun dia hinggap akan diterima dan dapat menyesuaikan dengan baik.
Sebagai contoh permisalan saja, aku memang senang mendengarkan kajian-kajian keagamaan. Dimana pun itu. Di mobil, di rumah , bahkan jika ada kajian anak-anakku selalu ku bawa. Tidak memaksakan mereka duduk manis mendengarkan, cukup memperkenalkan lingkungan nya saja dulu di awal. Karena terkadang dalam mainnya anak-anak, sebetulnya mereka mencerna suara yang ada disekelilingnya.
Catatan saja, boleh bermain tapi tidak mengganggu .
Sampai pada suatu senja yang biasa kami gunakan untuk quality time. Kutanyakan suatu pendapat padanya yang jawabannya tak kuduga. Dan aku pun belum pernah menyampaikan hal tersebut padanya.
Tanyaku “aa sayang … mommy mau tanya donk, klo aa suka mommy pakai niqob atau tidak?” dan dia pun segera menjawab “pakai niqob donk momm”. “why?” tanyaku,” karena niqob hukumnya Sunnah muakadah mommy, jadi lebih baik mommy pakai”. Blasss … haruuu, bangga, bercampur baur dalam hati ini. Padahal aku belum pernah menerangkan sampai sejauh itu. Daniel ku adalah malaikat kecilku yang Allah berikan sebagai pengingatku. Danielku yang melankolis, jika ada apapa terjadi padaku. Danielku adalah soleh kecilku yang memiliki cita-cita menjadi imam masjidil harom.
Doa mommy slalu yang terbaik untuk Daniel seorang. Sukses dunia akhirat, guncang dunia ini dengan akhlaq dan kecerdasanmu sayang… lembaran putihku yang kutorehkan dengan tinta kesolehan dan kecerdasan ragawi, duniawi dan rohani … torehan tinta special berupa torehan tinta cinta emas mommy buatmu seorang …

#30DWC #Jilid9 #Day3 #squad1

Kejutan (1)

Hari yang tidak bisa diganggu gugat adalah hari sabtu dan minggu, yaitu hari dimana biasanya ku gunakan untuk leyeh-leyeh. 
Sekedar untuk memanjakan tubuh selepas lima hari beraktivitas. 
Bobo sampai puas, mandi dirapel sama mandi sore dan peluk guling sepuasnya. 
Beuh … nikmatnya hidup deh.. 

 Kala itu di hari minggu pagi ponselku berdering. Antara pingin angkat dan engga sih sejujurnya. Tapi okelah aku angkat, ga enak yang telpon sahabatku. 
 “ya … mba Evita, ada apa?” sapaku sekenanya. 
 “vinnn … loe mau gue kenalin sama temen gue ga?, dia lagi cari istri loh,bukan cari pacar lagi. Cocok kan sama visi misi loe. gue kasih no telpon loe ya ke dia.” 

Cecar suara di sebrang sana. 
Antara sadar dan tidak mendengar rentetan kata-kata yang seperti peluru muntah dari mulut senapan. Mimpikah? 
Tapi aku masih ada ditas pembaringan tempat tidurku kok. 

 Diriku beberapa tahun ini memang menutup diri dari yang namanya pria, 
terlalu sakit kenangan yg ditorehkan oleh sang pria yg dulu pernah hadir dalam sejarah kehidupaku. Namun, semua itu bukan tanpa alasan. 
Aku menjaga jarak dengan lawan jenis pun karena dalam agama yang ku anut di larang berpacaran. Dan aku menyesali kurangnya aku mendalami agamaku dahulunya. 
Hidup tanpa landasan agama memang menyesatkan.
 Agama lah yang membimbing, mengarahkan dan menjaga kita. 

 Singkat cerita kami pun berkenalan, tiga hari kami konunikasi dia pun memberikan cincin yang mebuat hati ini bergemuruh tak tentu rasa. 
Antara wow dengan benarkah? 
Kejutan apakah ini? 
bertemu saja belum, 
tapi dia bilang kuberikan cincin ini sebagai bukti aku serius denganmu .... 
tiba-tiba saja telapak kakiku menjadi dingin ...
 sedingin hatiku yang rasanya mulai mencair 
karena tersetrum kagetnya akan ke gentle an seorang pria ini.

#30DWCJilid9 #Days2 #tobecontinoe #squad1

Wednesday, 11 October 2017

Memilih hidup sederhana

Sederhana itu pilihan. 
Karena itu Saya memilih hidup sederhana.. 
 Sebagai single parents harus bisa mengajarkan berjuang kepada kedua anak ku. 
 Sayang bukan berarti smua kebutuhannya dipenuhi. 
Saya punya mobil pun karena untuk usaha catring saya, 
 dan untuk income tambahan saya juga jadi antar jemput anak sekolah. 
Tapi yang satu sekolah dengan anak saya. 
Jadi skalian anter anak sekolah tapi ada income juga. 
 Lupakan gengsi..
 Malah sekarang lagi mencoba punya baju cukup 5 saja.. 
Tapi sebagai cewek susah juga yaaa...  
Alhamdulillah baju-baju sudah banyak yang saya salurkan. 
Sekarang baju saya kisaran 20 semuanya. 
 Termasuk baju tidur, baju olahraga, baju keluar. 
 Saya takut dihisab nya kelamaan jika pakaian saya terlalu banyak.
 Kesederhanaan itu menyenangkan karena ga bikin ribet. 
 Ga usah beli klo ga ada uang. 
 Ada uang pun pikir lagi butuh atau mau.
 Alhamdulillah anakku sekolah di international school tapi tetap sederhana 
seperti ajaran mommy nya.
 Hari ini juga begitu indah, mendapatkan kabar dari pihak sekolah anakku 
untuk kali kedua nya anakku mendapatkan beasiswa. 
Dan hari ini pula kudapatkan cincin sebagai tanda keseriusan seorang laki-laki. 
Dalam kesederhanaan kami terdapat bahagia kami. 
Karena bahagia adalah kita yang menciptakan dan merasakannya. 
Dalam kesederhanaan pula kita dapat meningkatkan kreatifitas dan ide-ide yang cemerlang. 
Jadi jangan takut untuk menjadi sederhana yaa … ^_^